Friday, December 18, 2009

Muslihat

Sudah lama saya tidak menemui dia. Sebenarnya 'dia' yang saya maksudkan adalah 'amoi' yang bekerja mencuci rambut di salun kecantikan berdekatan rumah saya.
"..moi...ko pamacam...sihatka?"...tanya saya sambil melabuhkan punggung di atas kerusi 'jurassic' awal pagi itu. (kerusi jurassic = kerusi lama...yang teda style punya..uhuk uhuk....)

"Kalau tidak pasal anak...mungkin sudah lama saya mati...." katanya dengan penuh kesedihan.

Saya mengambil masa hampir satu jam hanya mendengar kisahnya dan sekali sekala dia mengelapkan airmata. Sedih pula saya rasa tapi mana mungkin saya dapat menolong dia.

Dia menceritakan kepada saya bagaimana kawannya yang selama ini dianggap seperti saudara sendiri sanggup memperalatkannya.

"Orang lain pinjam wang...ko jadi gurantor ka moi...? tanya saya dengan mata terkebil-kebil.

" Ya..mana sia tau, sia mao ambil persen(faedah) saja...tapi dia kawan saya mah..dia suruh sia jadi gurantor orang pinjam wang...." katanya lagi. (aiya.....dia suruh p mati..ko p mati la....)

Bah! ini bukan kesudahannya..yang paling malang sekali adalah dia meminjam wang itu dari 'along' yang tidak berlesen.

Sebenarnya, dia tidak mengenali 'along' yang tidak berperikemanusiaan itu tetapi kawannya itu yang memperkenalkannya kepadanya. Anda tentu dapat "mencium" sesuatu disini..apa bukan?
Sebelum itu, dia dibawa bersiar-siar ke Kuala Lumpur bersama-sama dengan kawannya dan si 'along' sekali (perempuan)..."free" lagitu! (mana ada barang free..?)

Selepas itu diceritakan lagi, segala data orang yang meminjam wang dari amoi ini yang ditulis dalam buku juga telah hilang tiba-tiba sewaktu mereka kelam kabut 'check-in' untuk berangkat pulang ke KK.

Maka alkisah seterusnya..kawan kita yang 'ditipu' hidup-hidup ini terpaksa membayar segala hutang piutang si peminjam yang telah hilang datanya..jika tidak, mereka 'kacau' keluarganya! (data hilang...jadi tidak dapat dikesan si peminjam..sebagai gurantor, terpaksa bayarla..)

Adakah anda sangka si 'Along' zaman sekarang masih tulis dalam buku 555 ka? Adedehhhh....

Dia hampir pengsan waktu itu apabila diberitahu begitu. Rupanya kawan kita tidak tahu apa maksud 'gurantor'!...(Aduiiiiiiiiiiii.....)

Bah! jadi anda diluar sana berhati-hatilah bila berkawan. Jangan mudah mempercayai seseorang terutama sekali apabila melibatkan soal 'wang'...dan lagi satu..tidak ada yang 'percuma' di zaman ini. Anda tentu faham maksud saya!

(Amoi ini terpaksa membayar hampir RM10-30 setiap hari kepada 'along' yang tidak berperikemanusiaan ini)

8 comments:

Budiawan Hutasoit said...

honey,
walaupun beberapa kata ada yang tidak saya mengerti, hopefully saya tidak mis-understand apa yang ada di postingan kamu ini.
if we are talking about money, maka tali persaudaraan atau pertemanan bisa rusak. yang tadinya bersaudara bisa jadi bermusuhan.

empati saya untuk 'amoi' yang sedang mengalami musibah karena harus membayar RM10-30 setiap hari kepada 'along'.
kita harus berhati-hati..saya setuju dengan pendapat kamu : "tidak ada yang 'percuma' di zaman ini"....

btw, please vote for me ya..this is the link : http://worldbloggingentertainment.blogspot.com/2009/12/2010-wbe-blog-of-fame-voting.html

trimatra said...

selamat tahun baru...buka lembaran baru-hapuskan masa lalu dan kesalahan yang pernah kita lakukan.

evaluasi diri untuk menuju hidp yang lebih baik di tahun ini.

Dhe said...

saya pernah dibohongi teman pasal wang, sampai sekarang wang saya tak balik2, padahal saya sudah lama kenal dia.

memang betul katamu, kita mesti hati2 melihat teman sekarang, saya tidak pernah lagi percaya pada sapapun pasal wang, termasuk bestfren saya sendiri.

HoneyBUZZin said...

Bro Budiawan Hutasoit - I'd already cast my vote on you. All the best ya!

HoneyBUZZin said...

Trimatra - Terimakasih diatas nasihat sobat itu. Saya rasa biar apapun bidang yang kita ceburi, biarlah hadapinya dengan ketabahan dan kecekalan. Masalah tetap ada..masalah juga yang mendewasakan kita. Thank you for your comments.

HoneyBUZZin said...

Dhe - memang menyedihkan pabila gara-gara 'wang' kita kehilangan kawan. Saya cukup bersetuju dengan Dhe.
Kita hulurkan bantuan pada yang benar-benar memerlukan. Mungkin tidak banyak tapi cukup untuk memberitahu bahawa kita peduli. Salam Sejahtera

faiq said...

ada sesetengah tndas awam, masih kekal percuma

HoneyBUZZin said...

Honey to Faiq...Betul tu tapi kadang kadang dapat juga masuk percuma sebab orang yg jaga pintu tandas p makan.. hehe..